Pengikut

Minggu, 08 Januari 2023

Review Buku This is Me! Whatever You Say. Beranilah, Nanti-nanti Keburu Mati - Muhajjah Saratini

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas buku yang baru selesai kubaca, yaitu This is Me! Whatever You Say. Beranilah, Nanti-nanti Keburu Mati. Berikut foto bukunya:


Buku This is Me! Whatever You Say. Beranilah, Nanti-nanti Keburu Mati ditulis Muhajjah Saratini dan diterbitkan oleh Penerbit C-Klik Media. Punyaku bukunya terbitan tahun 2022. Buku ini bergenre non fiksi pengembangan diri. Menurutku judul bukunya kepanjangan, jadi berikutnya akan kutulis This is Me! saja. 

Setiap orang pasti mempunyai hal yang menurutnya menyenangkan dan meyakinkan untuknya. Tetapi di lingkungan hidup manusia sering terjadi berbagai komentar negatif, tuntutan, atau pertanyaan-pertanyaan yang bersifat keingintahuan saja malah datang dari orang terdekat. Maka seringkali kita menjadi orang yang hilang arah dan tujuan, hanya mengikuti hal-hal standar di masyarakat tersebut agar tak mendapatkan komentar negatif lagi. Karena mengikuti hal-hal tersebut, hidup menjadi tidak bebas dan kehilangan diri sendiri. 

Buku This is Me! ini mengajak pembaca untuk kembali ke arah yang benar dan tidak menjadi seperti diri orang lain. Materinya ada penjelasan tentang perasaan bosan, kebutuhan manusia, kepribadian, mengenali diri, menyadarkan diri hidup di masa sekarang, pelajaran hidup dasar seperti sopan santun serta adaptasi, dan lain-lain. Buku ini dilengkapi kuis kepribadian dan kolom kosong untuk menulis apa yang dirasakan dan dapat mengekspresikan diri. 

Menurutku buku ini baik isinya karena penuh dengan hal-hal yang penting untuk bisa menjadi diri sendiri dan bermanfaat untuk kita berada di lingkungan sosial. Untuk bagian sampul buku, ilustrasinya baik namun rasanya lebih baik kalau nama penulis ditulis di atas, tidak menempel pada gambar. Spasi antarkata dalam buku ini juga masih sedikit kurang rapi. Diksinya bagus karena mudah dipahami. Judul bukunya panjang sekali, akan menjadi baik kalau dibuat lebih singkat. 

Beberapa kalimat yang aku suka dalam buku ini adalah sebagai berikut: 

- "Oleh karena itu, manusia sebagai makhluk individu unik, tidak dapat disamakan, meskipun diberlakukan hal yang sama pada dirinya." Saratini (2022, hal. 25)

- "Hal yang dianggap sepele bagi seseorang, bisa saja sangat menyakitkan bagi orang lain." Saratini (2022, hal. 30)

- "Kita tidak bisa mengatur hal yang diucapkan orang-orang. Hal yang bisa kita lakukan adalah menyaring ucapan-ucapan itu melalui telinga kita." Saratini (2022, hal. 87)

- "Bersikap santun kepada orang lain tidak menunjukkan dirimu lebih rendah. Itu artinya, kamu tahu batasan." Saratini (2022, hal. 105)

Buku This is Me! Whatever You Say. Beranilah, Nanti-nanti Keburu Mati kurekomendasikan untuk teman-teman online yang suka genre non fiksi pengembangan diri. Buku ini dapat dibeli secara online dengan menghubungi akun Instagram @klikmedia, @solusibaca, dan @solusibuku.

Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

#mulaimenulisdiblog

Kamis, 29 Desember 2022

Review Novel Rindu - Tere Liye

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas novel yang sudah kubaca berulang kali yaitu Rindu. Berikut foto bukunya: 


Novel Rindu ditulis oleh Tere Liye dan diterbitkan oleh Republika Penerbit tahun 2014. Buku punyaku cetakan bulan April tahun 2015. Novel ini cukup tebal yaitu berjumlah 544 halaman. Sampul bukunya cukup sederhana tapi bagus menurutku pemilihan warnanya. Pemilihan tulisan untuk di sampul bukunya juga bagus. Pemilihan katanya juga baik. 

    Novel Rindu menceritakan tentang kisah-kisah para penumpang kapal BLITAR HOLLAND selama perjalanan untuk menunaikan ibadah haji pada masa Indonesia belum merdeka. Kisah bagaimana perasaan kehilangan yang dialami salah satu penumpang kapal dan akhirnya ikhlas merelakan, perasaan benci atas seseorang di masa lalu, dan kerinduan pada orang yang akan dilupakan. Perasaan-perasaan tersebut memunculkan banyak pertanyaan dan terdapat kaitannya dengan niat dan alasan melakukan perjalanan untuk menunaikan ibadah haji dengan menggunakan kapal BLITAR HOLLAND ini. 

    Tokoh-tokoh dalam novel Rindu beragam dan memiliki karakter khas setiap tokohnya. Ada Daeng Andipati seorang pebisnis sukses dan dipandang baik oleh masyarakat di daerahnya beserta istri, bi Ijah, dan kedua anaknya yang pintar serta menggemaskan yaitu Elsa dan Anna. Ada juga ulama terkenal bernama Ahmad Karaeng dan biasa dipanggil Gurutta, seorang keturunan pejuang terkenal dan ulama masyhur di masa lalu. Ada juga tokoh Ambo Uleng, seorang kelasi yang pendiam namun sangat baik hati. Ada pasangan orang tua amat mesra, Mbah Kakung dan Mbah Putri, yang selalu bergandengan tangan dan mendampingi satu sama lain. Tokoh yang kusuka dari novel ini adalah Anna, karena dia lucu sekali dan suka bertanya tentang berbagai macam hal.  

    Banyak sekali pelajaran tentang kehidupan yang dapat diambil dari novel ini. Beberapa kalimat di antaranya yaitu sebagai berikut: 

- "Buku adalah sumber ilmu tiada ternilai, mengisi waktu kosong dengan membaca adalah pilihan baik selama di kapal." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 58)

- "Kabar baik bagi kau, karena ketahuilah, barang siapa yang tulus menolong saudaranya, maka Allah akan menolong dirinya. Itu janji Tuhan yang pasti. Semoga kau termasuk di dalam golongan itu." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 139)

- "Tidak perlu janji. Insya Allah sudah lebih dari cukup, Nak. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok lusa." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 172)

- "Maka jangan pernah merusak diri sendiri. Kita boleh jadi benci atas kehidupan ini. Boleh kecewa. Boleh marah. Tapi ingatlah nasihat lama, tidak pernah ada pelaut yang merusak kapalnya sendiri. Akan dia rawat kapalnya, hingga dia bisa tiba di pelabuhan terakhir. Maka, jangan rusak kapal kehidupan milik kau, Ambo, hingga dia tiba di dermaga terakhirnya." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 284)

- "Orang lain hanya melihat luar. Maka, tidak relevan penilaian orang lain." Gurutta (dalam Liye, 2015. hal. 313)

- "Berhenti lari dari kenyataan hidupmu. Berhenti cemas atas penilaian orang lain, dan mulailah berbuat baik sebanyak mungkin." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 315)

- "Kenapa kita tetap memutuskan membenci? Karena boleh jadi, saat kita membenci orang lain, kita sebenarnya sedang membenci diri sendiri." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 373)

- "Kang Mas, Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Segala sesuatu yang kita anggap buruk, boleh jadi baik untuk kita. Sebaliknya, segala sesuatu yang kita anggap baik, boleh jadi amat buruk bagi kita." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 470)

- "Wahai langit yang gelap, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan? Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu? Hingga  rindu dan melupakan jaraknya setipis benang saja." Gurutta (dalam Liye, 2015, hal. 495)

    Novel ini kurekomendasikan untuk teman-teman pembaca blogku yang menyukai genre fiksi, potongan kehidupan, dan romantis. 

Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Kamis, 10 November 2022

Review Novel How to be a Writer - Primadonna Angela

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas novel yang baru selesai kubaca. Berikut foto bukunya:


    Novel How to be a Writer ditulis oleh Primadonna Angela dan diterbitkan Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama tahun 2012. Novel ini bergenre teenlit atau sastra remaja. Karena termasuk sastra remaja, maka ceritanya mengangkat tokoh atau permasalahan di kalangan remaja. Tebalnya sekitar 231 atau 232 halaman. 


    Novel How to be a Writer ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama berisi tentang cerita novelnya dan bagian kedua adalah tips-tips menjadi penulis dari awal menulis naskah hingga selesai lalu dikirim ke penerbit. Pada bagian pertama berisi tentang Zoya Zinnia, seorang remaja perempuan yang suka menulis dan merasa tulisannya bagus sehingga gurunya yang bernama Bu Molly memuji tulisannya. Hingga suatu ketika Bu Molly harus cuti dan digantikan oleh Bu Selma yang selalu mengkritik tulisan Zoya dengan tajam sehingga Zoya kesal dan benci pada guru pengganti itu. Namun hal itu tidak mematahkan semangat Zoya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan menulisnya karena ia ingin menjadi seorang penulis seperti penulis kesukaannya, Andita Letta. Pada bagian kedua dijelaskan tips-tips menulis mulai dari niat, cari motivasi, menulis sebagai hobi atau profesi, hal yang ingin disampaikan, menggagas ide, zona nyaman, ide yang solid, latar, karakter, konflik, perlihatkan suasana, akhir yang manis, mengatasi writer's block, menerbitkan naskah, tips menulis, kesimpulan, dan penutup. 


    Novel ini cukup menarik buatku karena selain terdiri dari cerita terdapat juga tips-tips menulis. Ilustrasi sampul bukunya juga menarik dan pemilihan warnanya bagus. Ada yang membuatku agak tidak nyaman saat membaca buku ini yaitu perbedaan spasi antar katanya. Selebihnya sih baik. 


    Beberapa kalimat yang kusukai dari novel How to be a Writer ini adalah sebagai berikut:

- "Apa kata salah satu penulis kesayanganku? Perbanyak membaca dan menulis, juga latihan, untuk meningkatkan kualitas tulisanmu." Angela (2012, hlm. 36)

- " Janji adalah janji, kata orangtuaku, dan yang membedakan mereka yang konsisten dan pedulian dengan yang tidak, adalah seberapa banyak janji itu ditepati." Angela (2012, hlm. 57)

- " Hm, betapa mudahnya orang berjanji kemudian melupakannya begitu saja." Angela (2012, hlm. 58)


    Novel How to be a Writer ini kurekomendasikan untuk teman-teman online yang menyukai genre fiksi terutama teenlit. 


Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Jumat, 14 Oktober 2022

Review Atomic Habits - James Clear

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas buku yang baru selesai kubaca, yaitu Atomic Habits. Berikut foto bukunya: 


Buku Atomic Habits ditulis oleh James Clear dan diterbitkan versi bahasa Indonesia oleh Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama tahun 2019. Buku punyaku ini hadiah giveaway dari teman onlineku, kak @menocrea. Buku yang kumiliki ini cetakan tahun 2022 bulan Mei. Buku Atomic Habits merupakan buku bergenre non fiksi kategori self-improvement atau pengembangan diri. Buku ini termasuk buku yang laris di Indonesia karena terjual lebih dari 100.000 eksemplar. 


Buku Atomic Habits merupakan buku tentang cara membangun habit atau kebiasaan baru. Hal ini berlaku untuk membangun kebiasaan baik atau menghilangkan kebiasaan buruk. Keduanya dibahas dalam buku ini. Ada empat kaidah untuk membangun kebiasaan baru yaitu menjadikannya terlihat, menarik, mudah, dan memuaskan. Buku ini juga menjelaskan bahwa perubahan yang sangat kecil setiap harinya atau dilakukan dengan konsisten akan menghasilkan perbedaan yang besar. Seperti prinsip menabung yaitu sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Taktik untuk membuat hasil berkelanjutan dari membuat kebiasaan baru ini juga dijelaskan dengan baik dan bagaimana penerapannya dalam bisnis maupun pengasuhan anak. 


Buku ini menurutku bagus sekali di antara buku-buku tentang habit yang pernah kubaca sebelumnya. Penerjemah buku ini menerjemahkan dengan sangat baik sehingga kata-katanya mudah dipahami. Selain itu, penulis buku Atomic Habits juga menjelaskan bagaimana kebenaran tentang bakat, apakah gen berpengaruh atau tidak. Buku Atomic Habits cukup tebal, sekitar 352 halaman kalau di goodreads. 


Beberapa kalimat yang kusukai dalam buku ini adalah sebagai berikut:

- "Perubahan dari suatu perbaikan sangat kecil tapi berlanjut dalam waktu lama bisa sangat dahsyat" Clear (2022, hlm. 18).

- "Perubahan yang dihasilkan pada suatu hari tertentu mungkin terkesan kecil, tapi dampak yang terjadi setelah berbulan-bulan dan bertahun-tahun kemudian bisa dahsyat" Clear (2022, hlm. 19).

- "Itu berarti, tak penting seberapa sukses atau seberapa gagal Anda saat ini. Yang penting adalah apakah kebiasaan-kebiasaan Anda menempatkan Anda pada jalur menuju kesuksesan atau tidak" Clear (2022, hlm. 21). 


Buku Atomic Habits kurekomendasikan untuk teman-teman pembaca blogku yang menyukai genre non fiksi pengembangan diri atau sedang berusaha membuat kebiasaan baru bersifat baik. 


Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Jumat, 23 September 2022

Review Funtastic Korean - Borassaem

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Selamat datang di Augina Putri's blog. Kali ini aku akan mengulas buku Funtastic Korean. Berikut foto bukunya: 

    Buku Funtastic Korean ditulis oleh Borassaem dan ilustrasinya digambar kak Gwyn. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Inari, imprint dari Penerbit Haru PT. Haru Media Sejahtera pada tahun 2019. Buku punyaku hadiah giveaway dari @harusemestapersada ini merupakan cetakan ketujuh, Juni 2022. Buku ini sudah menjadi wishlistku sejak lama karena aku memiliki buku Dear Oppa yang ditulis oleh penulis yang sama. 

    Buku Funtastic Korean berisi tentang belajar bahasa Korea sehari-hari. Mulai dari tema dasar bahasa Korea, cara memperkenalkan diri, percakapan di ruang kelas, bagaimana cara janjian dengan teman, nonton konser dengan teman, janjian dengan pacar, belanja bersama, persiapan pergi ke Korea, di bagian imigrasi, main di Hongdae, dan belanja di Korea. Buku ini juga dilengkapi dengan penjelasan tata bahasa dan soal latihan. Terdapat juga romanji dan bahasa Indonesia dalam setiap percakapannya. Lengkap sekali.
    
    Buku Funtastic Korean ini ilustrasinya lucu dan pemilihan warnanya bagus sekali. Selain itu buku ini memiliki pemilihan kata yang baik sehingga pembaca dapat memahami apa yang disampaikan. Sisi menariknya adalah tokoh-tokoh di dalam percakapan melibatkan idol boyband Korea, sehingga untuk yang menyukai fangirling, bisa halu mode on. 

    Buku ini kurekomendasikan untuk teman-teman online yang tertarik belajar bahasa Korea atau ingin pergi ke Korea.

Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Minggu, 31 Juli 2022

Review Buku "The Power of Kepepet Tobat Version"

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas buku bisnis yang berjudul "The Power of Kepepet Tobat Version". Berikut foto bukunya:


Buku The Power of Kepepet Tobat Version merupakan revisi dari buku The Power of Kepepet. Buku ini ditulis oleh Jaya Setiabudi, seorang pengusaha dan mentor bisnis yang telah bekerja selama lebih dari 15 tahun. Buku ini diterbitkan tahun 2020 oleh Penerbit PT Yukbisnis Indonesia. 


Buku The Power of Kepepet Tobat Version berisi tentang cara untuk memulai bisnis secara syariah dan penjelasan tentang situasi kepepet yang membuat orang menjadi segera berusaha memulai tindakannya dalam mencapai tujuan, terutama di bidang bisnis. 


Buku ini memiliki ilustrasi yang lucu dan menarik sehingga saat membacanya tak merasa bosan. Buku ini juga dilengkapi dengan contoh-contoh usaha yang dapat dilakukan untuk ibu rumah tangga maupun mahasiswa. Meskipun terdapat beberapa typo tapi penulisannya yang gaul serta islami sehingga tetap oke dan cocok untuk anak muda. 


Beberapa kalimat yang kusuka dari buku ini adalah sebagai berikut: 

- "Percayalah, sesungguhnya Allah menciptakan manusia dengan potensi luar biasa, lebih dari apa yang kita pikirkan." Setiabudi (2020, hal. 3).

- "Jika kita yakin Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, maka apapun keputusan itu adalah yang terbaik bagi kita." Setiabudi (2020, hal. 13).

- "Kesuksesan Anda tidakbisa dibandingkan dengan orang lain, melainkan dibandingkan dari diri Anda sebelumnya." Setiabudi (2020, hal. 23).


Buku The Power of Kepepet Tobat Version kurekomendasikan untuk orang-orang yang ingin memulai berbisnis secara syariah atau mengembangkan bisnisnya. Buku ini bisa dibeli dengan free ongkir melalui tautan ini: 

http://yuk.bi/Tepok-Nadya


Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Senin, 11 Juli 2022

Review Novel "Keajaiban Toko Kelontong Namiya" Karya Keigo Higashino

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas novel yang baru selesai kubaca yaitu Keajaiban Toko Kelontong Namiya. Berikut foto bukunya: 


Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya ini ditulis oleh Keigo Higashino. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama tahun 2020 dan punyaku buku cetakan kelima yaitu bulan Juni tahun 2021. Aku mendapatkan buku ini melalui giveaway kak Wardah, teman bookstagramku.


Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya menceritakan tiga pemuda pencuri bernama Atsuya, Shota, dan Kohei sedang bersembunyi di toko kelontong yang sudah lama tak berpenghuni kemudian datang surat berisi permintaan saran melalui lubang surat toko tersebut. Anehnya lagi, surat ini datang dari masa lalu saat toko tersebut aktif. Kemudian setelah ditelusuri, mereka menemukan berita bahwa toko itu ternyata bukan hanya toko kelontong biasa melainkan toko kelontong yang juga melayani konsultasi masalah pembelinya. Toko tersebut dikelola oleh seorang kakek bernama Yuji Namiya. Saran dari kakek Yuji Namiya juga berdampak baik bagi orang-orang yang mendapatkan surat balasannya. Ketiga pemuda pencuri tersebut mencoba membalas surat yang datang dan hal itu membawa mereka melintasi waktu sehingga menggantikan tugas kakek di toko itu untuk memberikan saran kepada orang-orang yang menulis surat ke toko tersebut. 


Novel ini memiliki 5 bab di mana setiap babnya memiliki kisah cerita yang berbeda tokohnya. Menurutku novel ini menarik sekali karena membuatku penasaran terus akan balasan suratnya serta kejadian nyatanya, hubungan antar tokohnya, dan banyak pelajaran berharga dari buku ini. Sampul bukunya juga bentuknya unik dan pemilihan warna serta gambarnya baik. Terjemahannya juga baik. 


Beberapa kalimat yang kusuka dalam buku ini adalah sebagai berikut:

- " Setidaknya itu lebih baik dibandingkan tidak membalas sama sekali. Kita sering dengar bahwa sebenarnya orang-orang merasa bersyukur selama ada yang mau mendengarkan cerita mereka." Higashino (2021, hal. 27).

- "... Meski tidak bisa memberi saran yang bermanfaat, setidaknya kita bisa menulis bahwa kita memahami perasaannya dan mendukungnya melakukan yang terbaik. Aku yakin perasaannya akan sedikit lega." Higashino (2021, hal. 27).

- " Tidak ada alasan tertentu yang membuat orang-orang saling menjauh. Tidak, meskipun mereka mengatakan itu terjadi karena sudah tidak ada kecocokan, bisa jadi itu hanya alasan yang mengada-ada. Mengapa? Karena jika mereka masih satu hati, seharusnya salah seorang dari mereka berusaha memperbaiki ketika mulai ada tanda-tanda perpisahan akan terjadi." Higashino (2021, hal. 234-235). 

- " Masa mudamu tidak akan kembali untuk kedua kalinya. Kau harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya jika ingin impianmu tercapai." Higashino (2021, hal. 324).


Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya ini kurekomendasikan untuk teman-teman yang menyukai genre fiksi, fantasi, dan misteri. 


Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog