Pengikut

Sabtu, 04 Juli 2026

Review Buku Sakitku Ibadahku - Drs. Ahmad Izzan, M.A.

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mereview buku yang berjudul Sakitku Ibadahku karya Drs. Ahmad Izzan, M.A. Berikut foto bukunya:


QOTD

"Apakah perasaan yang muncul ketika sedang sakit? Adakah harapan untuk bisa sembuh atau merasakan putus asa?"


Data Buku dan Kesan Awalnya

Buku Sakitku Ibadahku merupakan buku bergenre non fiksi keagamaan yang ditulis oleh Drs. Ahmad Izzan, M.A. Buku ini diterbitkan KlinikalMahira tahun 2010. Buku ini ketebalannya sedang yaitu 244 halaman. Sampul depannya menggambarkan ketenangan dengan warna putih dan hijau. Font tulisannya beragam sehingga tidak bosan membaca bukunya. Pada daftar isi buku ini juga lengkap tema pembahasannya. 


Gambaran Isi Buku

Buku Sakitku Ibadahku ini berisi tentang panduan ibadah saat sakit bagi pasien, caregiver atau keluarga pasien, dokter, dan perawat. Buku ini lengkap isinya mulai dari tentang musibah, sikap menghadapi musibah, penyakit dan penyembuhannya, bimbingan doa bagi orang sakit, amalan doa saat sakit, bimbigan kerabat, dokter, perawat, bahkan penjenguk. Ada juga tentang yang harus dilakukan ketika seseorang sakit mendekati ajal, kematian, mengurus jenazah, dan menuju kehidupan yang hakiki. Terdapat juga potongan surat dari Al-Qur'an dan hadits. 



Kesanku setelah Membaca Buku Ini 

Kesanku setelah membaca buku ini adalah merasakan sedih dan memahami karena jleb banget dengan kondisiku yang sudah beberapa tahun ini terkena penyakit kronis, autoimun, juga gangguan mental (aku ada gangguan kecemasan serta depresi). Paling jleb menurutku adalah bagian penyakit dan penyembuhannya. Ada bagian cemas dan takut, penyebab timbulnya kecemasan dan ketakutan, serta agar sembuh dari sikap cemas dan takut. Ini karena persis dengan penjelasan psikolog maupun psikiaterku karena kondisiku memang sudah kena di bagian otak selain lambungnya untuk gangguan kecemasan dan depresiku. Di buku ini ada cara agar sembuh dari cemas dan takut yang insyaallah aku pelan-pelan belajar menerapkannya kalau bisa. 


Kalimat yang Aku Suka dari Buku Ini

- "Takdir manusia itu sudah menjadi ketetapan Allah. Allah lah yang mengadakan perubahan di dalamnya berdasarkan perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia, kecuali ajal (kematian) yang tidak pernah akan mengalami perubahan." Izzan (2010, hlm. 11). 

- "Secara ilmu kejiwaan pun, menangis adalah sesuatu yang alamiah. Menangis adalah obat jiwa, pelepas cemas, dan katup pengaman bagi samudera amarah dalam hati." Izzan (2010, hlm. 150).

Buku Ini untuk Siapa?

Buku ini cocok untuk penyintas sakit kronis, autoimun, gangguan mental, caregiver, dokter, maupun perawat yang muslim. Buku ini juga cocok untuk orang yang ingin memperdalam ilmu tentang penyakit, penyembuhan, serta kepribadian seseorang. 

Sekian ulasan kali ini. Sampai bertemu insyaallah di postingan selanjutnya. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

#mulaimenulisdiblog