Pengikut

Sabtu, 21 Agustus 2021

Review Buku Survival Guide Book for Girls: Beauty & Health (Lita Iqtianti)

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas buku Beauty & Health dari seri Survival Guide Book for Girls karya Lita Iqtianti. Berikut foto bukunya:


Buku Beauty & Health ditulis oleh Lita Iqtianti dan diterbitkan oleh Penerbit Bhuana Ilmu Populer pada tahun 2017. Buku ini merupakan salah satu buku dari seri Survival Guide Book for Girls, ada yang berjudul Love & Dating dan Saving vs Shopping. (untuk ulasan Saving vs Shopping bisa dibaca di sini: http://naddon.blogspot.com/2019/11/review-buku-survival-guide-book-for.html ).


Buku ini berisi tentang bagaimana menjadi perempuan yang cantik dan sehat secara luar dalam. Mulai dari make up, merawat kulit wajah dengan skincare, trik make up, diet sehat, olahraga, asupan kalori makanan dan minuman, hingga pemilihan baju untuk ke kantor, kampus, dan acara formal. Wah, lengkap banget. Menarik banget buatku yang sedang tertarik tentang skincare. Dalam buku ini dijelaskan untuk mengenali jenis kulit sendiri agar bisa menentukan make up dan skincare yang sesuai dengan kulit kita.


Buku ini secara diksi, warna, dan gambar sudah bagus. Tetapi untuk spasi antar kata perlu diperbaiki dan masih terdapat typo juga. Untuk isi dan penjelasan sudah bagus dan rinci. 


Aku sendiri masih belum bisa untuk mengikuti buku ini sepenuhnya karena kulitku masih memakai make up maupun skincare untuk bayi karena kulitku sensitif sekali seperti bayi, padahal umurku sudah lebih dari seperempat abad. Aku juga tidak mengikuti diet karena masih tergolong underweight dan tak bisa olahraga lari karena ada kelainan paru-paru, tulang belakang, dan darah yang berakibat ke jantung.

Beberapa kalimat yang kusuka dari buku ini adalah sebagai berikut:

- " Namun, cantik itu bukan hanya dari fisik semata." Iqtianti (2017, hal. 7).

- " Wajah kita itu bagaikan kanvas, kalau kanvasnya alias kulit wajah bersih, mau pakai make up mahal atau murah pasti hasilnya maksimal." Iqtianti (2017, hal. 17).

Buku ini kurekomendasikan untuk perempuan yang berusia sekitar 20-29 atau sudah kuliah dan bekerja. 

Sekian postingan kali ini, sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog


Selasa, 03 Agustus 2021

Review Buku Generasi 90an Anak Kemaren Sore (MARCHELLA FP)

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mereview buku yang baru selesai kubaca, yaitu buku Generasi 90an Anak Kemaren Sore karya Marchella FP. Berikut foto bukunya:


Buku Generasi 90an Anak Kemaren Sore merupakan buku kedua dari seri Generasi 90an. Buku ini ditulis oleh Marchella FP dan diterbitkan POP, imprint Penerbit KPG (KEPUSTAKAAN POPULER GRAMEDIA) tahun 2015. 


Buku Generasi 90an Anak Kemaren Sore berisi tentang Acel, Lala, dan Popi yang dipanggil Genk Anak Kemaren Sore menceritakan masa kecil dan keseruan mereka di tahun 90an. Generasi 90an ini yang lahir di tahun 1983-1995, tapi dalam buku ini targetnya anak-anak yang masa SD-SMA dan lahirnya di tahun 1990-1999. Dalam buku ini dibagi menjadi 6 bagian, yaitu mesin waktu Acel, bel sekolah, kampung si Popi, kamar si Lala, hore!! Liburan, dan komik strip 90an. Dalam buku ini dikupas hal-hal yang trend di saat itu, misalnya kertas binder merk Harvest atau Kiky yang ditukar atau dikoleksi dan juga diisi biodata kita dan teman-teman, acara kartun di televisi setiap hari Minggu, permainan di lapangan maupun di kelas dengan menggunakan kertas, jajanan sekolah, penyanyi, serial mandarin di televisi, main monopoli dan ular tangga, dll. 


Aku membaca buku ini bersama kakakku yang kedua. Karena kami sama-sama generasi 90an, jadi saat membaca buku ini sangat berhubungan dengan masa kecil kami. Kakakku lebih tahu soal tokoh-tokoh anime yang seperti saint seiya, sailormoon, minky momo, kamen rider, dragon ball, sedangkan aku tahunya robocop, doraemon, crayon shinchan, maruko, conan, wkwkwk. Kakakku katanya lebih nyambung di bagian jajanan sekolah, karena suka jajan telur dadar kecil gitu. Aku nyambung banget di bagian permainan ular tangga dan monopoli, soalnya dulu suka main itu sama tetanggaku. 


Beberapa kalimat yang kusuka dalam buku ini yaitu:

- "Karena bahagia gak harus mahal, gak harus nunggu. Bahagia itu kita yang bikin." (Marchella Fp, 2015, hlm. 36).

- "Emang kalo rejeki kagak ke mane, tapi kalo lu kagak ke mane-mane, mana mau dapet rejeki." Benyamin (dalam Marchella Fp, 2015, hlm. 50)

- "Ada hari di mana yang gak disimpen akan ilang, yang gak dijaga diambil orang." (Marchella Fp, 2015, hlm. 106)


Buku ini kurekomendasikan untuk teman-teman yang termasuk generasi 90an, terutama yang lahir tahun 1990-1999. 


Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

#mulaimenulisdiblog

Senin, 12 Juli 2021

Review Novel Harry Potter dan Kamar Rahasia

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mereview novel Harry Potter dan Kamar Rahasia. Berikut foto bukunya: 


Novel Harry Potter dan Kamar Rahasia ini memiliki judul dalam bahasa Inggris yaitu HARRY POTTER AND THE CHAMBER OF SECRETS. Novel ini di Indonesia diterbitkan tahun 2000 oleh Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, punya keluargaku ini cetakan ketujuh bulan Desember 2000.


Novel Harry Potter dan Kamar Rahasia menceritakan Harry Potter yang sedang pulang ke keluarga Dursley mendapat kunjungan dari seorang peri rumah yang bernama Dobby. Dobby melarang Harry Potter ke Hogwarts karena akan terjadi kejadian yang berbahaya dan menyangkut keselamatan Harry Potter. Tapi Harry tetap ingin ke Hogwarts karena dia harus sekolah. Suatu malam Harry dijemput Ron dan kakak-kakaknya dengan mobil terbang dan berlibur di rumah Ron. Di sana Harry bertemu Ginny, adik Ron yang sangat menyukai Harry. Hingga pada hari H waktu mau berangkat ke peron 9 3/4, entah kenapa Harry dan Ron tidak bisa melewati palang rintangan di antara peron 9 dan 10 stasiun di dunia manusia sehingga mereka terpaksa naik mobil terbang. Saat di Hogwarts, terjadi beberapa peristiwa. Harry mendengar suara yang tak bisa didengar orang lain, Harry bisa bahasa ular di mana bahasa itu tak semua penyihir bisa, hingga peristiwa membatunya satu per satu murid Hogwarts penyihir kelahiran Muggle (manusia). Peristiwa ini juga berkaitan dengan Kamar Rahasia milik pendiri Slytherin dan berbagai kejadian yang terjadi akhirnya membawa Harry ke Kamar Rahasia itu dan bertemu pewaris Slytherin yang ada di sana, Tom Marvollo Riddle, juga ular besar yang ada di sana.


Novel ini merupakan salah satu novel yang kusuka dari seri Harry Potter karena menegangkan. Aku waktu kecil menonton film novel yang ini di bioskop dan menegangkan sekali hingga menutup mataku karena aku takut dengan ular besarnya. Novel ini menarik, menegangkan, membuat penasaran, dan terjemahannya sangat bagus sehingga mudah dipahami. 


Kalimat yang kusuka dari novel ini yaitu "Pilihan kitalah, Harry, yang menunjukkan orang seperti apa sebenarnya kita, lebih dari kemampuan kita." Dumbledore (dalam Rowling, 2000, hlm. 414). 


Novel ini kurekomendasikan untuk yang suka genre fiksi dan fantasi tentang penyihir.

Sekian postingan kali ini, sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Kamis, 10 Juni 2021

Review Buku WORKLESS EARNMORE PART 2 - TUNG DESEM WARINGIN

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas buku yang berjudul WORKLESS EARNMORE PART 2 . Berikut foto bukunya: 


Buku WORKLESS EARNMORE PART 2 ini ditulis oleh Tung Desem Waringin, diterbitkan pertama kali tahun 2018, punya saya ini cetakan keenam Mei 2021. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Elmarkazi dengan tim design cover, layout, dan editor dari Larunocom.


Buku WORKLESS EARNMORE PART 2 ini berisi tentang bagaimana bekerja dengan lebih cerdas agar mendapatkan hasil yang lebih banyak dalam situasi pandemi covid ini. Penulis menceritakan bagaimana saat dirinya terkena covid, hal-hal produktif yang dilakukannya selama sakit dan usahanya agar segera sembuh, tips-tips agar tetap produktif dan memperoleh penghasilan lebih banyak, penjelasan tentang pendapatan, mengelola keuangan, dan investasi, serta cara untuk mengembangkan social media marketing untuk pebisnis, pengusaha, freelancer, dropshiper, maupun reseller. Terdapat juga kisah-kisah inspiratif dan kesehatan yang berhubungan dengan pandemi covid ini. 


Buku WORKLESS EARNMORE PART 2 ini menurut saya diksinya baik, isi bukunya menarik, layout cover dan isi buku baik, hanya saja masih terdapat banyak typo seperti kesalahan pemakaian 'di' yang seharusnya untuk tempat dan waktu dipisah tapi di buku ini digabung, juga untuk penulisan istilah dalam bahasa Inggris seharusnya ditulis miring tapi ini ditulis biasa. 


"Uang memang bukan Nomor SATU dan SEGALA-GALANYA. Tapi, apabila urusan Uang ini DISELESAIKAN TERLEBIH DAHULU, maka yang nomor SATU menurut Anda bisa LEBIH maksimal." Waringin (2021, hal. 40). 


Buku WORKLESS EARNMORE PART 2 direkomendasikan untuk teman-teman yang tertarik/menjalankan bidang bisnis, marketing, freelance, dropshiper, reseller, maupun yang sedang belajar tentang investasi. 


Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Sabtu, 22 Mei 2021

Review Novel Harry Potter dan Batu Bertuah (Harry Potter nomor 1)

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mereview novel yang fenomenal sekali dan kubaca ulang, ini yang kedua. Judulnya Harry Potter dan Batu Bertuah. Berikut foto bukunya: 


Novel Harry Potter dan Batu Bertuah ini memiliki 2 judul dalam bahasa Inggris, yaitu HARRY POTTER AND THE PHILOSOPHER'S STONE DAN HARRY POTTER AND THE SORCERER'S STONE. Novel ini ditulis oleh J.K. Rowling tahun 1997 dan diterbitkan pertama kali tahun 1998. Kemudian di Indonesia, novel ini diterjemahkan oleh Listiana Srisanti dan diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama tahun 2000, punya keluargaku ini cetakan kelima, Desember 2000. 


Novel Harry Potter dan Batu Bertuah menceritakan tentang seorang anak bernama Harry Potter yang menjadi yatim piatu. Dari kecil dia tinggal bersama keluarga pamannya yang bernama Vernon, bibi Petunia, dan sepupunya Dudley. Keluarga pamannya itu berlaku tidak baik padanya dan Harry disuruh tinggal di lemari penyimpanan bawah tangga rumah keluarga pamannya. Suatu ketika Harry Potter mendapatkan surat namun dia tidak boleh mendapatkannya, surat itu disita bahkan dibakar oleh keluarga pamannya, sesuatu hal yang sudah lama disembunyikan keluarga pamannya. Namun, seorang raksasa bernama Hagrid datang sebagai utusan sekolah Hogwarts, sekolah khusus penyihir. Hagrid memberikan surat dari Hogwarts untuk Harry dan menjelaskan banyak hal tentang kematian orang tua Harry, Harry kecil, bagaimana Harry terkenal di dunia penyihir, dan Harry adalah seorang penyihir. Dalam novel ini juga menceritakan bagaimana Harry bersekolah di Hogwarts sebagai murid baru, berkenalan dan bersahabat dengan Ron dan Hermione, terpilih jadi pemain termuda Quiditch di tim asrama mereka, juga mencari Batu Bertuah yang hendak diambil oleh Voldemort, penyihir jahat yang membunuh orang tua Harry. 

 

Novel ini menjadi novel berseri yang disukai keluargaku. Aku membaca novel ini pertama kali entah saat aku masih TK atau SD, karena tahun 2000 aku masih TK. Novel Harry Potter dan Batu Bertuah ini yang nomor satu, kalau tidak salah ada 7 nomor totalnya. Novel ini menarik sekali, menegangkan juga buatku. Terjemahan novel ini juga sangat baik sehingga memudahkan pembacanya untuk memahami jalan cerita.

Beberapa kalimat yang kusuka, yaitu:

- "Tak ada gunanya memikirkan impian berlama-lama sampai lupa hidup, ingat itu." Dumbledore  (dalam Rowling, 2000, hlm. 266).

- "Kebenaran itu indah dan mengerikan, dan karenanya harus diperlakukan dengan amat hati-hati." Dumbledore (dalam Rowling, 2000, hlm. 368). 

- "Kalau ada satu hal yang tak bisa dimengerti Voldemort, itu adalah cinta. Dia tidak menyadari bahwa cinta sekuat cinta ibumu kepadamu, meninggalkan bekas. Bukan seperti bekas luka, bukan tanda yang kelihatan ... dicintai begitu dalam, meskipun orang yang mencintai kita sudah tiada, akan memberi kita perlindungan untuk selamanya." Dumbledore (dalam Rowling, 2000, hlm. 369). 

- "Sayang, tetapi seperti kata Ron, dalam hidup ini kita tidak bisa mendapatkan segalanya." (2000, hlm. 380)


Novel ini kurekomendasikan untuk yang suka genre fiksi dan fantasi tentang penyihir.

Sekian postingan kali ini, sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Kamis, 22 April 2021

Review Buku "the life-changing magic of tidying up" Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan ala Jepang (Marie Kondo)

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's blog. Kali ini saya akan mereview buku yang berjudul "the life-changing magic of tidying up" Marie Kondo versi terjemahan bahasa Indonesia. Berikut foto bukunya: 


Buku "the life-changing magic of tidying up" ditulis oleh Marie Kondo dan diterbitkan pada tahun 2011. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Reni Indardini dan diterbitkan Penerbit Bentang (PT Bentang Pustaka) pada tahun 2016, tetapi punya saya ini cetakan kesebelas pada bulan Juni 2018. 

Buku "the life-changing magic of tidying up" ini tentang seni beres-beres dan metode merapikan ala Marie Kondo. Metode ini menggunakan cara beres-beres per kategori barang dan membuang dengan cara memilih barang yang membahagiakan dan tidak. Apabila barang yang membahagiakan disimpan dan yang tidak dibuang/diloak/disumbangkan. Marie Kondo menjelaskan penyebab kenapa kita susah menjaga kerapian, teknik membuang, merapikan barang dan membuang per kategori barang, menyimpan barang, dan keajaiban dari berbenah. Dimulai dari kategori pakaian (baju, kaus kaki, celana, rok, jaket, sepatu, pakaian musiman, dll), buku (juga kertas), pernak pernik (CD/DVD, Skincare, make up, aksesori, barang berharga, alat elektronik, peralatan dan perlengkapan rumah tangga, alat-alat dapur, dll) dan barang kenangan. 

Saya dari kecil termasuk orang yang susah sekali berbenah, menyimpan, dan membuang. Saat dewasa dan menyadari diri ingin berubah, saya iseng menonton video di YouTube dan menemukan seorang booktuber (YouTuber Buku) bernama Kanaya Sophia (kak Aya) mengulas buku ini. Setelah menonton video tersebut langsung saya membeli buku ini, membacanya, dan kemudian mencoba mempraktikkan. Dibandingkan dengan buku berbenah yang lain, buku ini metodenya cocok untuk saya. Kali ini saya membaca buku ini yang kedua kalinya bersamaan dengan menonton acaranya di Netflix. Barulah bisa mengerti keajaiban dari berbenah. 

Ada beberapa kalimat yang saya suka dari buku ini, yaitu:

- "Kita tidak bisa mengubah kebiasaan jika cara pikir kita belum berubah." Kondo (2018, hal. 7).

- "Sedikit sekali buku milik kita yang nyatanya kita baca ulang." Kondo (2018, hal. 81).

- "Kenyataan bahwa Anda memiliki barang berlebih yang tidak tega Anda buang bukanlah bukti bahwa Anda merawat barang tersebut baik-baik, melainkan justru sebaliknya." Kondo (2018, hal. 120).

Buku ini saya rekomendasikan untuk teman-teman yang sedang mencari cara untuk berbenah/membiasakan menjaga kerapian rumah. 

 Sekian postingan kali ini, sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

#mulaimenulisdiblog

Jumat, 26 Maret 2021

Review Novel Anjing Setan - Sir Arthur Conan Doyle

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di Augina Putri's blog. Kali ini aku akan mereview novel serinya Sherlock Holmes yang berjudul Anjing Setan. Berikut fotonya:


Novel Anjing Setan memiliki judul asli The Hound of The Baskervilles. Novel ini ditulis oleh Sir Arthur Conan Doyle. Novel yang versi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2002. Novel Anjing Setan ini diterjemahkan oleh B. Sendra Tanuwidjaja. Novel ini memiliki 296 halaman dan jumlah babnya ada 15. 


Novel Anjing Setan bercerita tentang Sherlock Holmes dan Watson menangani kasus kutukan pembunuhan oleh anjing setan yang menghantui keluarga Baskerville. Cerita dimulai dengan Dr. Mortimer yang datang ke kantor Sherlock Holmes untuk mengambil tongkatnya yang tertinggal dan dia membawa naskah dari almarhum Sir Charles Baskerville, pasiennya. Ada anjing setan yang membunuh anggota keluarga Baskerville. Anjing itu besar, matanya menyala, dan memiliki jejak raksasa. Maka Dr. Watson dan Sherlock Holmes berusaha menyelesaikan kasus ini. Mereka bertemu dengan pewaris keluarga Baskerville bernama Sir Henry Baskerville dan tetangganya yang bernama Mr. Stapleton dan adiknya Mrs. Stapleton. Saat melakukan penyelidikan di sana, pada suatu hari Sherlock Holmes dan Watson bertemu dengan anjing setan itu. 


Novel ini menurutku menegangkan, terutama saat Sherlock Holmes dan Dr. Watson pergi malam hari dan bertemu anjing setan. Sungguh di luar dugaan motif dan rencana jahatnya si pelaku, meski ya dari awal aku sudah tahu triknya karena sempat baca di Detektif Conan (ada kasus yang memakai trik ini, jadi nggak kaget). Kalimat yang kusukai menurut Holmes (dalam Doyle, 2002, hal. 44), bahwa "Dunia ini penuh dengan hal-hal jelas yang siapa pun bisa mengamatinya secara kebetulan." 


Novel ini kurekomendasikan untuk teman-teman yang suka cerita detektif. 

Sekian postingan kali ini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

#mulaimenulisdiblog