Pengikut

Senin, 09 Februari 2026

Review Novel HELLO karya TERE LIYE

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat datang di Augina Putri's Blog. Kali ini aku akan mengulas novel yang sudah selesai kubaca yaitu HELLO karya TERE LIYE. Berikut foto bukunya:


QOTD


Apakah arti rumah bagimu? Sekadar tempat tinggal atau ada makna lainnya? 

Data Novel dan Kesan Awalnya


Novel HELLO ditulis oleh TERE LIYE dan diterbitkan Penerbit PT Sabak Grip Nusantara. Buku novel punyaku ini adalah cetakan kelima tahun 2023 di bulan November. Novel ini ketebalannya sedang karena jumlah halamannya ada 320 halaman. Genrenya fiksi, slice of life, romantis, keluarga, dan remaja. Kesan awalnya menurutku sampul depannya lucu dan menggambarkan isi novelnya. Fontnya bagus tetapi kualitas kertasnya kurang baik/kurang tebal karena tulisan halaman sebelumnya muncul sedikit. 

Gambaran Isi Novel 

Novel ini menceritakan kehidupan di keluarga kaya raya dan terpandang dengan keluarga asisten rumah tangga yang mempunyai bangunan tinggal sendiri. Seorang perempuan bernama Ana diminta oleh putri bungsu keluarga kaya raya tersebut untuk merenovasi rumah lama keluarganya. Namun, setiap ruangan mempunyai kenangan masing-masing. Begitu juga dengan perbedaan strata sosial yang terlihat dalam rumah ini dan bangunan khusus keluarga asisten rumah tangga. Ana diminta untuk merenovasi rumah lama tersebut tanpa mengubah bentuk aslinya. 

Kesanku setelah Membaca Novel Ini

Kesanku setelah membaca novel ini adalah sedih karena mirip sekali dengan kisah drakor The Heirs. Hanya saja terbalik posisinya, wanitanya di keluarga kaya raya dan laki-lakinya di keluarga asisten rumah tangga. Banyak juga ternyata pelajaran hidup yang dapat diambil dari novel ini terutama perjuangan dan penerimaan takdir. Ada juga nilai pertemanan yang ternyata bisa berubah menjadi kisah romantis. Seperti perkataan bahwa laki-laki dan perempuan tak bisa berteman saja, ada yang menyimpan rasa cinta. Oh iya trigger warning untuk orang yang pernah mengalami kekerasan dari orang tua atau keluarga sendiri baik tindakan maupun ucapan serta mendapatkan tindakan overprotektif dari pola asuh otoriter.


Kalimat yang Kusuka di Novel HELLO

- "... sumber ketidakbahagiaan besar di dunia adalah: berharap - lebih-lebih saat kita berharap terlalu banyak. Ketika hasilnya tidak sesuai, muncullah kecewa. Liye (2023, hlm. 5). 

- "Hidup harus terus berlanjut. Suka atau tidak suka, waktu akan terus berputar." Liye (2023, hlm. 123).

- "... aku sudah besar, tidak bisa diatur-atur lagi," Tigor (dalam Liye, 2023, hlm.127).

- "Dia berusaha berdamai, menerima kenyataan. Biarlah dia melanjutkan hidupnya." Liye (2023, hlm. 306).


Novel Ini untuk Siapa?

 

Novel ini untuk remaja hingga dewasa. Pas untuk yang suka genre fiksi, slice of life, dan romantis. Novel ini pas untuk pembaca yang single maupun punya pasangan. 

 

Sekian ulasan kali ini. Sampai bertemu insyaallah di postingan berikutnya. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

#mulaimenulisdiblog